Perkembangan teknologi menunjukkan
progress yang cukup pesat. setelah sebelumnya kita melewati era post-pc dimana
orang mulai beralih dari komputasi desktop ke mobile, kini kita mulai melakukan
transisi ke era baru dimana orang mulai berinteraksi lebih personal dengan
perangkat yang mereka miliki melalui teknologi wearable.
Setelah pasar dibuat terkesima
dengan beredarnya smartphone yang mengusung fitur-fitur yang canggih, kini
pasar dibuat takjub dengan kehadiran smartwatch sebagai wearable device yang bisa
terkoneksi dengan smartphone kesayangan mereka. Di tahun ini saja merek popular
seperti Samsung, Sony dan Asus sudah berlomba memasarkan smarwatch-nya. Apakah
smartwatch itu sebenarnya?
Istilah 'smart' yang dilekatkan
pada sebuah objek elektronik umumnya berarti perangkat tersebut dapat
terkoneksi dengan internet atau perangkat elektronik yang lain. Sesungguhnya
smartwatch memindahkan fungsi (dasar) smartphone ke dalam sebuah jam tangan.
Penemuan teknologi ini bertujuan untuk mengimprovisasi kegunaan ponsel
berdasarkan fungsi jam tangan yang sangat praktis penggunaannya yaitu fungsi
'pembawaan'. Tidak seperti ponsel pada umumnya, pengguna tidak perlu repot
membuka tas atau merogoh ke kantong saat ada panggilan, karena jam tangan
ponsel selalu dalam keadaan terpasang di pergelangan tangan.
Fungsi Smartwatch
Apa sebenarnya fungsi smartwatch?
Perangkat ini memiliki fungsi dasar sebagai penunjuk waktu, baik dalam bentuk
analog maupun digital. Jika sebuah smartwatch tidak memiliki fungsi dasar ini,
maka tentu sudah dapat dipastikan perangkat tersebut tidak layak disebut
sebagai smartwatch. Sementara itu, lantaran perangkat jam itu diberi
embel-embel 'smart', maka smartwatch memiliki kelebihan dapat terkoneksi dengan
internet atau perangkat elektronik yang lain. Dalam hal ini, smartwatch
terkoneksi dengan smartphone yang membuat fungsi-fungsi dasar smartphone dapat
juga diakses melalui smartwatch seperti menerima dan melakukan panggilan serta
menampilkan pesan yang masuk ke smartphone.
Beberapa smartwatch, juga memiliki
fungsi sebagai audio player, kendati kapasitas musik yang bisa ditampung
smartwatch tidak sebanyak kapasitas musik pada smartphone lantaran memori
internal yang dimiliki smartwatch terbatas. Untuk mendengarkan musik dari
smartwatch, dibutuhkan handsfree Bluetooth. Terkadang, fitur radio pun
disematkan di dalam jam tangan pintar. Terdapat pula smartwatch yang bisa
memutar lagu, menghentikannya, memutar trek selanjutnya atau kembali ke trek
sebelumnya dengan mudah dan secara nirkabel yang ada di smartphone tanpa harus
menyentuh layar smartphone.
Di masa sekarang, sebagian orang
begitu memperhatikan kesehatan dan kebugaran badannya. Melihat peluang ini,
sejumlah vendor pun menyematkan fitur yang dapat merekam aktivitas kebugaran
pengguna termasuk jumlah langkah, jarak tempuh lari, kalori yang terbakar, dan
siklus tidur selama 24 jam 7 hari nonstop ke dalam smartwatch yang
diproduksinya.
Cara Kerja Smartwatch
Agar dapat mengoptimalkan
fitur-fitur yang ada, smartwatch haruslah selalu terkoneksi dengan smartphone.
Sebenarnya inilah tujuan diciptakan smartwatch, yaitu sebagai pasangan bagi
smartphone. Pengguna tidak perlu lagi repot-repot membuka smartphone yang
tersimpan di saku atau dalam tas, untuk melihat SMS, Email, panggilan telpon
masuk atau lainnya. Umumnya smartwatch terhubung ke smartphone menggunakan
koneksi bluetooth.
Jam tangan pintar pada umumnya
menggunakan teknologi layar sentuh atau touchscreen untuk pengoperasiannya.
Dalam keadaan standby, layar ponsel akan menampilkan jarum jam analog ataupun
penunjuk waktu digital. Namun ketika layar disentuh, tampilan langsung berubah
seperti tampilan ponsel aktif.
Pengguna jam tangan ponsel
melakukan dan menerima panggilan telepon dengan cara menekan tombol yang
biasanya terletak di bagian tengah bawah layar. Saat tombol itu ditekan, akan
muncul deretan angka. Kemudian pengguna jam tangan ponsel tinggal memasukkan
nomor yang dituju, dan tekan tombol call. Namun beberapa merek smartwatch
memiliki sensor otomatis sehingga untuk menjawab panggilan telepon, pengguna
cukup menggerakan tangan mendekati mulut dan telinga, dan bisa langsung
berbicara. Untuk menutup panggilan telepon, hanya perlu kembali menggerakan
tangan ke posisi semula dan telepon otomatis terputus. Itulah yang disebut
teknologi sensor otomatis position sensitive switch.
Di masa yang akan datang,
smartwatch mungkin akan menjadi salah satu perangkat wajib yang diadopsi oleh
banyak orang seperti halnya smartphone. Sehingga orang dapat berinteraksi
kembali dengan sesamanya dan tidak terfokus ke layar smartphone-nya.
Read more: http://www.wiharjo.com/2015/09/mengenal-smartwatch-jam-tangan-pintar.html#ixzz3rSWcsNCF
0 comments:
Post a Comment