Ilustrasi, (SINDOphoto).
Sindonews.com - Pemerintah menetapkan tahun depan pemerintah tidak akan mengadakan ujian tulis calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tes akan dilakukan dengan sistem komputerisasi online.
Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Sesmen PANRB) Tasdik Kinanto mengatakan, lain halnya kalau tes dengan sistem Lembar Jawaban Komputer (LJK).
Dia menjelaskan, pemerintah mesti membuat soal dulu, menyiapkan LJK, mengolah, mengawasi dan juga pengamanan distribusi. Sementara jika denganComputer Assisted Test (CAT), peserta datang, duduk di bangku yang tersedia, soal sudah ada dan langsung dikerjakan.
Menurutnya, yang penting pemerintah wajib menyiapkan bank soal yang variannya semakin banyak. “Mudah-mudahan tahun depan sudah semakin banyak yang menggunakan CAT,” katanya berdasar rilis yang diterima KORAN SINDO, Selasa 5 November 2013.
Tasdik menjelaskan, tahun ini tercatat ada sekira 70 instansi pemerintah yang menggunakan CAT. Lalu 2014 nanti diupayakan semakin banyak yang memakai CAT, untuk mendukung program tersebut.
"Setiap kantor regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan menyiapkan 100 CAT. Sementara saat ini, BKN baru memiliki 740 unit CAT. Dari jumlah itu, 600 unit di antaranya tersebar di 12 kantor regional," ucapnya.
Sumber: SINDO News
Komentar Saya:
Pada setiap kebijakan baru, maka harus dituntut dengan sistem yang lebih baik agar budaya yang dihasilkan (jika kegiatan ini kerap diteruskan) akan menjadi budaya yang baik. Bank soal harus terus diperbaharui dan tidak digunakan pada bulan-bulan ke depan. Pengalaman saya sebagai siswa, soal-soal ujian nasional yang diberikan kepada saya dulu sebagai siswa, seringkali dapat bocoran karena dari tahun-tahun lalu soalnya hanya berubah sedikit dari tahun yang saya kerjakan. Dengan adanya perbahruan soal, diharapkan calon PNS akan terseleksi dengan kemampuannya yang lebih murni agar karyawan pemerintah adalah karyawan yang memiliki integerasi yang baik pada bidang perkerjaannya. Hal ini ditujukan agar Indonesia memiliki masa depan yang cerah.
0 comments:
Post a Comment