Tiap manusia berhak mencintai orang lain. Tidak ada alasan yang salah bagi seseorang untuk mencintai orang lain. Karena hakekatnya, manusia dilahirkan dengan perasaan dan kasih sayang antar sesama. Mencintai boleh tetapi kita tidak boleh memiliki. Kenapa? Karena menurut saya, yang dibolehkan adalah saling memiliki.
Potret di atas adalah dua orang teman saya. Salah satu dari mereka jatuh cinta dengan yang ada di foto tersebut. Tetapi dia begitu sulit untuk menyatakan perasaannya, bahkan terkesan terlambat saat ingin mengutarakannya. Orang yang dia cintai, telah pergi jauh di kota lain. Sementara ia bercerita kepada saya bahwa ia ingin memilikinya, dan memiliki satu sama lain.
Tidak semua orang dapat mengungkapkan perasaannya. Tetapi setiap orang berhak menyangi orang lain selama perasaan kasih dan sayangnya itu tulus dan tidak ada aturan yang terlanggar. Contohnya, kita tidak boleh mencintai istri atau suami dari orang lain, karena itu akan menyakiti persaan pasangannya yang sudah lebih berhak untuk mencintainya. Dan setiap orang diharuskan untuk menjaga perasaan orang lain, karena bila seseorang telah sakit hati maka seringkali susah untuk diobati.
Cinta juga tidak boleh berlebihan, karena jika cinta seseorang yang perasaannya terlalu besar itu ditolak, maka rasa sakitnya akan berlipat ganda daripada seseorang yang mencintai seseorang dengan tulus tanpa syarat. Namun, seringkali cinta tanpa syarat itu sulit ditemukan. Karena dalam buku yang pernah saya baca, cemburu itu baik. Artinya jika seseorang cemburu, maka orang tersebut memiliki perasaan ingin menjaga orang yang ia cintai. Namun cinta yang posesif, terkesan terlalu ingin memiliki juga tidak baik. Pasalnya, setiap orang berhak memiliki privasi dan sedikit ruang untuk bergerak agar dapat menjadi manusia yang lebih baik.
"Jika cinta itu tulus, maka cinta itu ingin saling memperbaiki, saling mengerti, saling mendukung, dan saling menjaga", itu yang sering saya dengar dari orang lain. Padahal kenyataannya berat untuk melihat orang yang kita cintai dimiliki oleh orang lain. Pasti rasanya cukup sakit jika kita tidak berpikir bahwa ada orang lain yang telah disiapkan untuk menjadi jodoh kita nanti.
Berbicara soal cinta dan kasih sayang, sulit rasanya untuk dipikirkan. Karena cinta itu adalah rasa, dan bukanlah materi untuk dipelajari, tetapi untuk dimengerti.
Potret di atas adalah dua orang teman saya. Salah satu dari mereka jatuh cinta dengan yang ada di foto tersebut. Tetapi dia begitu sulit untuk menyatakan perasaannya, bahkan terkesan terlambat saat ingin mengutarakannya. Orang yang dia cintai, telah pergi jauh di kota lain. Sementara ia bercerita kepada saya bahwa ia ingin memilikinya, dan memiliki satu sama lain.
Tidak semua orang dapat mengungkapkan perasaannya. Tetapi setiap orang berhak menyangi orang lain selama perasaan kasih dan sayangnya itu tulus dan tidak ada aturan yang terlanggar. Contohnya, kita tidak boleh mencintai istri atau suami dari orang lain, karena itu akan menyakiti persaan pasangannya yang sudah lebih berhak untuk mencintainya. Dan setiap orang diharuskan untuk menjaga perasaan orang lain, karena bila seseorang telah sakit hati maka seringkali susah untuk diobati.
Cinta juga tidak boleh berlebihan, karena jika cinta seseorang yang perasaannya terlalu besar itu ditolak, maka rasa sakitnya akan berlipat ganda daripada seseorang yang mencintai seseorang dengan tulus tanpa syarat. Namun, seringkali cinta tanpa syarat itu sulit ditemukan. Karena dalam buku yang pernah saya baca, cemburu itu baik. Artinya jika seseorang cemburu, maka orang tersebut memiliki perasaan ingin menjaga orang yang ia cintai. Namun cinta yang posesif, terkesan terlalu ingin memiliki juga tidak baik. Pasalnya, setiap orang berhak memiliki privasi dan sedikit ruang untuk bergerak agar dapat menjadi manusia yang lebih baik.
"Jika cinta itu tulus, maka cinta itu ingin saling memperbaiki, saling mengerti, saling mendukung, dan saling menjaga", itu yang sering saya dengar dari orang lain. Padahal kenyataannya berat untuk melihat orang yang kita cintai dimiliki oleh orang lain. Pasti rasanya cukup sakit jika kita tidak berpikir bahwa ada orang lain yang telah disiapkan untuk menjadi jodoh kita nanti.
Berbicara soal cinta dan kasih sayang, sulit rasanya untuk dipikirkan. Karena cinta itu adalah rasa, dan bukanlah materi untuk dipelajari, tetapi untuk dimengerti.
.jpg)
0 comments:
Post a Comment