Monday, October 21, 2013

Merk Indonesia

Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah. Masyarakat Indonesia-pun sudah cukup banyak menciptakan produk-produk dalam negeri, baik kebutuhan primer maupun sekunder. Produk-produk yang tadinya murah, setelah diekspor ke luar negeri dan masuk kembali ke negeri kita, harganya menjadi mahal karena menjadi terkenal. Salah saktu bukti bahwa bangsa Indonesia lebih menghargai sesuatu yang berasal dari bukan negaranya sendiri.

Sebuah produk dalam negeri yang tadinya diciptakan untuk memajukan Indonesia, berubah menjadi ajang mencari untung besar-besaran sebagai salah satu bukti sebuah produk laris di luar negeri karena pada awalnya penghargaan bangsa Indonesia sangatlah kecil terhadap sesuatu yang berasal dari Indonesia itu sendiri. Andaikan penghargaan warga Indonesia besar terhadap produk negaranya sendiri, maka saya yakin Indonesia bisa menjadi panutan bagi beberapa negara berkembang lainnya.

Beberapa produk luar biasa dari masyarakat Indonesia sendiri malah terabaikan nasibnya di negara kita. Sebagai contoh, sebuah film animasi anak-anak yang tadinya sang pembuat ciptakan untuk televisi Indonesia, ditolak oleh beberapa rumah produksi (berita yang dulu pernah saya dengar). Lalu, beliau mengirimkannya ke luar negara tetangga dan dibeli dengan harga yang cukup tinggi. Setelah acara tersebut tayang di negara tetangga kita, akhirnya ditayangkan juga di negara kita. Film ini mendapatkan reaksi yang luar biasa di Indonesia, sampai-sampai banyak aksesoris yang dibuat oleh warga negara kita yang terinspirasi dari film tersebut.

Beberapa merek dagang lain yang berasal dari Indonesia juga akhirnya mendapatkan eksistensinya di dalam negeri setelah melakukan ekspor keluar negeri. Yang paling tren sekarang adalah dunia elektronik. Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu selalu menunjukan perubahan yang signifikan, tanpa ada henti-hentinya. Indonesia sendiri sudah mencoba untuk menciptakan produk-produk elektronik, tetapi banyak dari kita yang tidak mengetahui tentang merek Indonesia sendiri. Malah beberapa orang Indonesia bertanya, "Merek apa nih? Kenapa sih enggak beli merek yang jelas aja?"

Tapi ada juga produsen Indonesia yang tidak menciptakan produk yang berkualitas. Semisalnya, mereka membuat laptop dengan harga yang murah yang tidak dilanjutkan dengan layanan purna jual yang baik. Kualitas bahan baku yang digunakan juga sering tidak berkualitas. Ketidak-seriusan produsen Indonesia inilah salah satu alasan rusaknya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk dalam negeri.

Kesimpulannya, penyelesaian dari masalah ini adalah saling menjalin kepercayaan antara warga Indonesia, baik dari produsen maupun dari konsumen. Produsen setidaknya harus menciptakan produk yang berkualitas, dan konsumen setidaknya mencoba untuk percaya terhadap produsen lokal agar menciptakan keselarasan kehidupan dan mampu memajukan kesejahteraan bangsa Indonesia.

0 comments:

Post a Comment